Barangkali sudah teramat sering mendengar kata syukur, tapi sudahkah anda mensyukuri nikmat_Nya ? Baiklah kali ini saya ingin berbagi kebodohan saya ini tentang sujud syukur.
Sujud syukur ialah sujud untuk menyatakan rasa terima kasih kita atas nikmat yang dilimpahkan Allah Subhanahu wa Ta‘ala atau atas terhindarnya seseorang dari malapetaka. Jumhur ulama berpendapat bahawa sujud syukur itu adalah sunat berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abdur Rahman bin Auf katanya yang maksudnya : “Sewaktu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam keluar menuju ke dalam bangunan-bangunan tinggi lalu memasukinya. Kemudian Baginda menghadap kiblat dan sujud, dan memanjangkan sujud Baginda. Kemudian Baginda mengangkat kepalanya seraya bersabda: “Sesungguhnya Jibril mendatangiku dan memberi khabar gembira kepadaku. Jibril berkata:“Sesungguhnya Allah mengatakan kepada engkau: “Siapa yang memberi shalawat ke atas engkau Aku akan memberi shalawat kepadanya dan siapa yang memberi salam kepada engkau, Aku akan memberi salam kepadanya” Lalu saya bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah”.
(Hadis riwayat Imam Ahmad)
Dalam hadits yang lain pula yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan selainnya bahawa Baginda Shallallahu ‘alaihi wasallam jika sampai kepada Baginda sesuatu perkara yang menggembirakannya, Baginda akan melakukan sujud.(Syarah Al-Minhaj)
Sujud syukur di dalam mazhab Asy-Syafi‘ie tidak boleh dilakukan di dalam sembahyang. Ianya hanya sunat dilakukan di luar shalat ketika seseorang mendapat limpahan rahmat daripada Allah atau terhindar daripada malapetaka.
Di antara sujud yang dikategorikan sebagai sujud syukur ialah sujud selepas membaca ayat 25 daripada surah Shad yaitu yang artinya: “Maka Kami mengampuni kesalahannya. Sesungguhnya dia dekat dari Kami dan mempunyai tempat kembali yang baik”.
Dari itu sujud karena ayat ini tidak boleh dibuat di dalam shalat kerana sujud pada ayat di atas adalah atas dasar syukur dan sujud syukur tidak boleh dilakukan di dalam shalat. Jika dia sujud maka batallah shalatnya menurut pandapat al-ashah, kecualilah jika ia tidak mengetahuinya atau ia terlupa.
Lalu bagaimana cara mengerjakannya ?. Ternyata cukup mudah, Sujud syukur dilaksanakan sama halnya seperti melakukan sujud tilawah ketika ia dilakukan di luar shalat yaitu berniat untuk melakukan sujud syukur,t akbir, sujud dan juga salam. Syarat-syarat sahnya juga sama seperti syarat-syarat yang terkandung di dalam sujud tilawah iaitu suci dari hadas kecil dan besar, menutup aurat dan menghadap kiblat. Dari segi zikir yang sunat dibaca ketika sujud syukur ini adalah sama seperti zikir-zikir yang telah dijelaskan di dalam sujud tilawah.
Begitulah cara Islam mengajarkan kita bagaimana cara mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wa Ta‘ala atau terlepas daripada bala. Di samping sunat melaksanakan sujud syukur disunatkan juga bershodaqah dan melakukan shalat sunat syukur. ( Mughni Al-Muhtaj 1/219). Menurut Al-Khawarizmi pula, jika ia menggantikan tempat sujud itu dengan bershodaqah atau shalat dua rakaat maka itu adalah yang lebih baik. Menurut Imam Al-Ramli bahawa sujud syukur itu terluput waktunya jika jarak di antara sujud itu dan sebabnya terlalu lama.
Naah sekarang sudah pada tahu kan ?. Jadi let’s do it OK
30 Januari 2012
Visi, Misi, dan Strategi SD Negeri Cijoho
A .VISI
Terwujudnya Sekolah Yang Berprestasi Dilandasi IMTAQ Dan Berwawasan IPTEK Pada Tahun 2015.
B. MISI
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepda Allah SWT.
2. Meningkatkan mutu pendidikan siswa.
3. Memberdayakan potensi yang ada di lingkungan sekolah.
4. Meningkatkan kwalitas kinerja guru
5. Membangkitkan minat belajar siswa
6. Menguasai media komunikasi dan informasi
C. STRATEGI
1. Melasksanakan 10 pembiasaan dengan keteladanan guru..
2. Mengoptimalkan pelaksanaan KBM.
3. Melaksanakan PAKEM dan kegiatan Ekstrakurukuler.
4. Melaksanakan KKG, KKKS, KKGMP, Seminar-seminar dan Studi Banding
5. Memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidian ke jenjang yang lebih tinggi.
6. Menyediakan sarana prasarana pembelajaran informasi dan komunikasi
Terwujudnya Sekolah Yang Berprestasi Dilandasi IMTAQ Dan Berwawasan IPTEK Pada Tahun 2015.
B. MISI
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepda Allah SWT.
2. Meningkatkan mutu pendidikan siswa.
3. Memberdayakan potensi yang ada di lingkungan sekolah.
4. Meningkatkan kwalitas kinerja guru
5. Membangkitkan minat belajar siswa
6. Menguasai media komunikasi dan informasi
C. STRATEGI
1. Melasksanakan 10 pembiasaan dengan keteladanan guru..
2. Mengoptimalkan pelaksanaan KBM.
3. Melaksanakan PAKEM dan kegiatan Ekstrakurukuler.
4. Melaksanakan KKG, KKKS, KKGMP, Seminar-seminar dan Studi Banding
5. Memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidian ke jenjang yang lebih tinggi.
6. Menyediakan sarana prasarana pembelajaran informasi dan komunikasi
Selayang Pandang SD Negeri Cijoho
Tidak dapat dipungkiri, bahwa sampai saat ini sekolah masih ditempatkan pada posisi yang kurang berdaya dan kurang mampu mengembangkan potensinya, sebagai akibat pengelolaan operasional pendidikan masih banyak ditentukan oleh pendekatan birokrasi di atasnya, sehingga para tenaga dan pengelola pendidikan menjadi kurang mendapat tempat untuk mengembangkan potensi inisiatif dan kreativitas sebagai salah satu alternatif pemecahan masalah kemajuan di sekolah.
Berdasarkan pada hal di atas, kami menyusun program empat tahun ke depan yang menitikberatkan pada reformasi manajemen dan pengembangan jati diri SD Negeri Cijoho tentunya dengan mengacu pada Managemen Berbasis Sekolah (School Based Management).
Demikian halnya dengan pendidikan yang pengelolaannya telah menjadi kewenangan otonomi daerah telah terasa pengaruhnya terhadap perkembangan sekolah baik yang positif maupun negatif. SD Negeri Cijoho berlokasi di Kp. Puncakjengkol RT 01/07 Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, dengan jenjang Akreditasi B. Berdiri dan Beroperasi pada tanggal 19 Juni 1981, dengan status tanah Milik di atas areal tanah seluas 3.473 m2 dan luas bangunan 364 m2.
SD Negeri Cijoho awalnya dikepalai oleh Kepala Sekolah yang bernama Bapak Adang Suhendi diteruskan oleh Bapak Endang Sunarya, Bapak Agustinus Sumaryoto, Bapak Usman Effendi, Bapak Yanyan Irianto, Bapak Kasiman, Bapak Nandang, S.Ag. sampai yang terakhir yaitu Bapak Ocang Mulyadi, S.Pd.
SD Negeri Cijoho dirintis tahun 1981 pada waktu itu langsung terbentuk menjadi 6 kelas.Sekolahnya berlokasi di Kp. Puncakjengkol Desa Tegalbuleud Kecamatan Tegalbuleud. Sebagai sekolah/bangunan lama yang jarang ditempati ruang kelas dan areal di sekelilinginya kotor dan layaknya hutan belantara yang ditumbuhi alang-alang. Keadaan siswa sangat tidak terkontrol cenderung liar terkontaminasi ke drop out sekolah. Untunglah bpk Adang Suhendi segera bertindak dengan mengadakan sosialisasi pentingnya pendidikan di kalangan sekolah dasar.
Tahun 2004 SD Negeri Cijoho mulai kondusif dan ditempatkannya Kepala Sekolah yang definitif. Pada tahun 2006 terjadi rotasi Kepala Sekolah pada bulan 1Juli 2011, Bapak Nandang, S.Ag.di gantikan oleh Bapak Ocang Mulyadi, S.Pd. sebagai kepala sekolah baru yang sebelumnya bertugas di SD Negeri Caringin Kecamatan TegalbuleudSejak kedatangan beliau terjadi perubahan yang sangat drastis, mulai kondisi sekolah yang menjadi bersih, disiplin siswa meningkat, kinerja guru juga meningkat. Hal ini terbukti dengan diberikannya beberapa predikat, diantaranya Rintisan Sekolah Standar Nasional (RSSN), Sekolah inti di kecamatan, Sekolah Sehat dan Sekolah Berbasis Berbudi Pekerti tingkat KecamatanTegalbuleud yang di bina dari Dinas Pendidikan dan instansi terkait di Kecamatan Tegalbuleud.
Langganan:
Postingan (Atom)